Press "Enter" to skip to content

Tragis! Penyerangan KKB di Puskesmas Puncak Papua, 3 Petugas Tewas Mengenaskan

Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah Puncak Papua, di mana Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan penyerangan brutal terhadap sebuah puskesmas pada Minggu dini hari, 4 Mei 2025. Dalam serangan yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIT di Distrik Gome, tiga petugas tewas setelah menjadi sasaran penembakan oleh kelompok bersenjata tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa petugas tewas tersebut terdiri dari seorang tenaga medis dan dua orang perawat yang bertugas di Puskesmas Gome. Penyerangan terjadi secara tiba-tiba saat para petugas sedang berjaga malam. Diduga kuat, KKB melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata api laras panjang. Suara tembakan yang terdengar lagi terkejutkan warga sekitar dan memicu kepanikan.

Aparat keamanan dari TNI dan Polri yang mendapatkan laporan mengenai penyerangan tersebut segera bergerak menuju lokasi kejadian. Namun, setibanya di puskesmas, petugas menemukan tiga petugas tewas dalam kondisi mengenaskan. Saat ini, pihak keamanan tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Mathius Fakhiri, dalam keterangan persnya pada Minggu siang, membenarkan adanya serangan KKB yang menyebabkan tiga petugas tewas. “Kami sangat menyesalkan kejadian brutal ini. Para korban adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah terpencil. Saat ini, prioritas kami adalah mengevakuasi jenazah para korban dan melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku,” ujarnya dengan nada geram.

Irjen Pol. Mathius Fakhiri menambahkan bahwa pihaknya menduga kuat penyerangan ini dilakukan oleh kelompok KKB yang selama ini kerap melakukan aksi teror di wilayah Puncak Papua. Motif penyerangan masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Namun, aksi ini jelas menunjukkan tindakan tidak berperikemanusiaan dan mengganggu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, terutama di bidang kesehatan.

Jenazah ketiga petugas tewas tersebut rencananya akan dievakuasi ke Jayapura untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Pemerintah daerah setempat juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kejadian tragis ini dan berjanji akan memberikan dukungan kepada keluarga korban. Penyerangan ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB di Papua dan menjadi tantangan besar bagi aparat keamanan dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah tersebut. Pihak kepolisian dan TNI berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan menjaga keamanan di wilayah-wilayah rawan konflik.