Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Barat baru-baru ini melontarkan kritik pedas terhadap dinamika politik nasional, khususnya terkait perebutan kekuasaan pasca Pemilu. Mereka menyayangkan fokus elite politik yang dinilai terlalu tersentral pada persaingan kursi dan jabatan, hingga melupakan berbagai persoalan mendesak yang dihadapi masyarakat Papua Barat. Sentilan ini menjadi representasi kekecewaan dan harapan dari Bumi Cenderawasih.
Para wakil rakyat dari Papua Barat ini mengungkapkan keprihatinan mendalam melihat bagaimana energi dan perhatian para pemimpin bangsa terkuras dalam intrik politik pasca pesta demokrasi. Mereka menilai, seharusnya momentum ini dimanfaatkan untuk merumuskan kebijakan yang lebih konkret dan berpihak pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah tertinggal, termasuk Papua Barat.
Berbagai permasalahan mendasar seperti kesejahteraan ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga isu-isu sosial dan keamanan di Papua Barat seolah terpinggirkan oleh hiruk pikuk politik di tingkat pusat. Padahal, masyarakat Papua Barat sangat mengharapkan perhatian dan solusi nyata dari pemerintah pusat untuk mengatasi berbagai tantangan yang mereka hadapi sehari-hari.
Anggota DPR Papua Barat ini menekankan bahwa isu Papua bukanlah sekadar komoditas politik yang hanya diangkat menjelang pemilu atau saat terjadi konflik. Mereka mendesak agar para elite politik di Jakarta memiliki pemahaman yang lebih mendalam dan komitmen yang berkelanjutan terhadap pembangunan Papua Barat, bukan hanya sekadar retorika atau janji-janji manis.
Kritik ini sekaligus menjadi seruan agar para pemimpin terpilih nantinya dapat lebih fokus pada kerja nyata dan mewujudkan aspirasi seluruh rakyat Indonesia, termasuk yang berada di ujung timur. Pembangunan yang merata dan berkeadilan, dengan memperhatikan kekhasan dan kebutuhan setiap daerah, seharusnya menjadi prioritas utama, bukan sekadar perebutan kekuasaan semata.
Para wakil rakyat Papua Barat ini berharap agar suara mereka dapat didengar dan menjadi pengingat bagi seluruh elite politik di tanah air. Mereka ingin melihat Papua Barat maju dan sejahtera, sejajar dengan daerah lain di Indonesia. Untuk itu, perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan, bukan sekadar janji dan retorika politik yang melupakan realitas kehidupan masyarakat Papua.
